Dulu dapet lagu ini dari temenku, Hasan, pas cari OST-nya film Ayat-Ayat Cinta (AAC). Ternyata di luar dugaan, ini bukan salah satu OST-nya. Tapi baik Hasan maupun aku gak nyesel kok udah dapet lagu ini. Habisnya lagu ini maknanya dalem banget.
Dulu waktu aku dalam masa-masa bimbang dalam memutuskan pilihan yang besar dalam hidupku, lagu ini mengiringiku.
Dan sekarang juga. Saat aku gak tahu lagi apa yang harus kulakukan, saat aku harus berjuang keras melawan rasa sakit di hatiku, dan saat aku harus menahan tetes air mata yang selalu hampir tumpah.
Semesta selalu bertasbih.
Kita adalah bagian dari semesta.
Maka kita pun harus bertasbih.
Ya ALLAH, izinkan aku mencintaiMU…
Yang kelabu hening telaga biru
Berubah menjadi ungu senja
Tak terkikis batu hitam kelam
Di atas tegak tebing yang bersahajaSemburat warna-warni cakerawala
Adalah lukisan terindah
Rindu air pada muara
Setelah lelah berlikuKepada-NYA embun-embun pagi
dan kabut malam hari berdoa
Memohonkan ampun bagi siapa saja
dan bersimpuh lantunkan rasa
Hidup pada-NYAYang setia cahaya nan agung
Menebar picar hangati maya pada
Belai angin pada dedaunan
Ingatkan kembang untuk tetap merekahManjakan penghuni perebut karunia
patuhi titah-NYA SANG PERKASA
Rangkuli kicau jagat raya
Sampai masa tak berdegupTak pernah bumi ini mengadu
Walau terinjak bertapak
Namun tetap tumbuh
Gembita puja-puji semesta
Selaraskan pengakuan Pada DIA YANG ESA







Komentar Terakhir